INFO Beda Wewangian, Beda Kesan

SECARA garis besar, terdapat delapan tipe wewangian parfum yang tersedia di pasaran. Setiap wewangian tersebut memberi kesan yang berbeda ketika dikenakan sehingga satu jenis wewangian belum tentu tepat untuk seluruh kegiatan. Anda sebaiknya mengecek jadwal yang akan didatangi agar tak salah menggunakan kesan lewat jejak wewangian yang ditinggalkan. Berikut detail kesan yang disampaikan melalui bau-bauan seperti dikutip dari laman Beauty.about.com.

  1. Sitrus Aroma sari jeruk yang tajam membangkitkan kesan aktif dan energik. Tipe wewangian ini paling pas dikenakan untuk pagi dan siang hari, sesaat sebelum pergi menuju tempat acara. Misalnya, saat Anda akan bertemu teman di kedai kopi atau pergi berbelanja ke pasar modern dengan bersepeda.
  2. Bunga-bungaan Parfum beraroma bunga mampu menampilkan kesan manis dan romantis. Itu sebabnya wewangian ini disukai perempuan karena bisa memberi kesan `perempuan baik-baik' kepada lingkungan sekitarnya. Beberapa parfum menampilkan we wangian ini secara tunggal, tetapi umumnya wangi bunga-bungaan ini dikombinasikan dengan beragam bunga lainnya untuk menghasilkan kesan feminin yang klasik. Cobalah mengenakan wewangian tipe ini saat menghadiri pernikahan teman atau kolega atau bertemu calon mertua.
  3. Buah-buahan Parfum beraroma buah-buahan memberi kesan segar sekaligus pedas. Wewangian ini menyenangkan indra penciuman melalui bau-bauan yang beraroma apel, persik, beri, dan mangga, yang sering kali dicampurkan dengan aroma bunga untuk menghasilkan aroma yang menarik. Penggunanya bisa terlihat lebih cantik, tetapi tidak berlebihan jika disemprotkan secukupnya saja. Kenakanlah parfum tipe ini ketika hendak keluar untuk kencan pertama.
  4. Hijau Aroma dedaunan segar dan rumput yang baru dipotong termasuk ke dalam wangi hijau.Seperti simbol warnanya yang menyegarkan, tipe wewangian ini memberi kesan alami dan energik.Baik perempuan maupun laki-laki pas mengenakan wewangian jenis ini karena bisa memberi gambaran pribadi yang aktif, senang berpetualang, sekaligus modern.Untuk itu, wewangian ini tepat dikenakan oleh Anda saat akan berolahraga, menonton pertandingan sepak bola, atau sekadar mengunjungi bazar yang digelar di udara terbuka.
  5. Oseanik Parfum oseanik dikenalkan pertama kali oleh brand Christian Dior pada 1991 lalu. Wewangian itu menggunakan perpaduan senyawa sintetis untuk membangkitkan wewangian alam, seperti udara pegunungan, bau khas laut, atau kain linen yang bersih. Saat ini dikenakan, Anda bisa tergambar sebagai pribadi yang renyah dan segar. Tipe wewangian ini cocok dikenakan saat akan memenuhi janji wawancara.
  6. Oriental Wewangian ini merupakan campuran aroma tanah, aroma hewan yang khas seperti musk atau ambergris, dan sering kali dikombinasikan dengan bau yang hangat seperti damar. Ketika dicampurkan dengan aroma bunga-bungaan, wewangian ini disebut sebagai floriental. Efek kombinasi aroma tadi mengesankan penggunanya sebagai sosok yang berani sekaligus misterius, kadang kala ditangkap sebagai pribadi yang sensual sehingga cocok dikenakan ketika Anda ingin menggoda pasangan Anda.
  7. Rempah-rempah Cengkih, jahe, kayu manis, merica, dan carda mon merupakan deretan rempah-rempah yang banyak diekstrak untuk menghasilkan tipe wewangian ini. Aroma yang menguar mampu memberi kenyamanan tetapi tetap memikat dengan cara klasik.Kenakan wewangian ini ketika hendak menghadiri rapat wali murid dan guru atau saat keluar rumah untuk menghabiskan akhir pekan dengan santai.
  8. Kayu-kayuan Wewangian tipe ini sering kali menjadi `base notes' pada parfum keseluruhan karena aromanya tahan lama. Saat ini dikenakan, memori Anda seakan tertarik ke perjalanan menelusuri hutan.Meski bisa dikategorikan wewangian uniseks, tipe wewangian ini dikesankan sangat maskulin. Untuk itu, wewangian ini cocok dikenakan oleh Anda yang hendak mempresentasikan kinerja di hadapan kolega dan atasan. (Din/S-1) Media Indonesia, 22/08/2014, halaman 25

0 komentar:

Posting Komentar