Pancarkan Aura lewat Ketepatan Warna

Memilih warna rambut tidak boleh asal. Pelajari kepribadian sendiri sebelum rambut diwarnai. Warna akan berdampak pada pencitraan diri seseorang. Menurut konsultan warna dan citra Irma Hadisurya, warna dalam ilmu psikologi sering kali digunakan sebagai salah satu langkah untuk menilai karakter seseorang. Warna menjadi katalis yang dapat mengekspresikan perasaan ataupun suasana hati seseorang.

Penggunaan warna juga bisa memengaruhi penampilan fisik seseorang. Bila warna yang dipilih tepat, penampilan akan semakin menawan. Sebaliknya, pemilihan warna yang kurang tepat justru membuat kulit terlihat lebih kusam. Ujung-ujungnya, kepercayaan diri akan menurun seiring dengan ketidaknyamanan yang dirasakan.

» Read More...

KIAT - Sesuaikan Riasan dengan Warna

Saat Anda memutuskan mengubah warna rambut, ubah pula gaya riasan untuk penampilan total yang sempurna. Penata rambut sekaligus pakar pewarnaan rambut Johny Mallato menyatakan koreksi riasan diperlukan agar penampilan keseluruhan bisa terlihat selaras. Riasan total yang sempurna itu diawali dari penggunaan dasar riasan (primer) yang tepat.

Penata rias The Bodyshop Indonesia Iman Pulungan menyatakan primer memiliki perbedaan dengan dasar bedak (foundation). Dasar bedak umumnya diperlukan ketika Anda hendak pergi ke pesta, sedangkan primer bisa digunakan sehari-hari karena kandungannya yang lebih ringan sekaligus bisa menetralkan kilap di wajah.

“Baik penggunaan primer ataupun foundation sebelumnya harus memakai pelembap agar make-up bisa lebih menempel di kulit,“ ujar Iman di sela-sela Runway to Your Makeup Demo di Jakarta, beberapa waktu lalu.

» Read More...

Kesetaraan itu Kompetensi, bukan Kodrat

BEKERJA dengan perasaan kerap dijadikan senjata untuk menolak kepemimpinan perempuan. Ada juga yang beranggapan perempuan akan berlaku superior ketika mendapat jabatan tinggi.

Dua prasangka itu ditolak Menteri Sosial Kabinet Kerja Khofifah Indar Parawansa dan anggota DPR serta Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia serta Badan Promosi Pariwisata Indonesia Wuryanti Sukamdani. Yanti menegaskan, ketika berbicara tentang kepemimpinan, yang disejajarkan ialah kompetensi, pengetahuan, dan keahlian, bukan dari segi kodrat.

» Read More...

Mode Indonesia Dibayangi Dugaan Plagiarisme

MESKI ajang mode Jakarta Fashion Week 2015 telah berakhir Jumat (7/11), koleksi dari ajang penutup yakni Dewi Fashion Knights (DFK) ramai dibicarakan hingga kini, khususnya soal koleksi Priyo Oktaviano. Priyo merupakan satu dari lima desainer yang terpilih tampil di peragaan yang dipersembahkan majalah Dewi.

Sayang, bukan pujian yang dialamatkan untuk koleksi Priyo, melainkan koleksi bertajuk African Blu diduga merupakan plagiarisme dari koleksi desainer berdarah Nepal-Amerika, Prabal Gurung. Kesamaan koleksi Priyo dengan koleksi Prabal yang dipamerkan di New York Fashion Week itu diungkap akun Instagram Nyinyirfashion. Selain Priyo, ada beberapa desainer lain Indonesia yang koleksinya dianggap mirip dengan koleksi desainer luar.

» Read More...

Jakarta Fashion Week 2015: Karena Kita Indonesia

Diajang Jakarta Fashion Week 2015, beberapa desainer tetap memunculkan kain adati. Obin, misalnya, bahkan membuat kain-kain itu sejak dua tahun sebelumnya.

LAGU milik Serge Gains bourg dan Jane Bir kin yang berjudul Je T'aime... Moi non Plus menggema di panggung Jakarta Fashion Week 2015. Namun, para model yang tampil Kamis (6/11) itu di perhelatan yang berlangsung di Jakarta jauh dari busana dan dandanan ala mademoiselle.

Justru, mereka bersanggul dan tampil dalam balutan kain warna klasik yang dipadankan dengan atasan bodycon warna kulit. Aksesori seperti syal atau selendang hingga anyaman bunga melati menjadi aksen yang semakin memperkuat tampilan perempuan Jawa.

» Read More...

Tangani Segera Kelainan Bawaan

Kelainan struktur organ tubuh yang dibiarkan akan berdampak buruk bagi perkembangan fisik dan psike anak. “Operasi penanganan kelainan bawaan sebaiknya dilakukan saat bayi supaya anak lupa dengan kejadian itu.“

Ruankha Bilomi Dokter spesialis bedah anak KELAINAN bawaan pada struktur organ tubuh bayi memerlukan tindakan penanganan secara cepat dan tepat. Hal itu bertujuan mengoptimalkan tumbuh kembang si bayi. Umumnya, penanganan dilakukan lewat prosedur pembedahan.Menurut dokter spesialis bedah anak dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta, dr Ruankha Bilomi SpBA, kelainan bawaan yang cukup sering terjadi antara lain fimosis, yakni penyempitan atau perlengketan kulup penis sehingga kepala penis tidak bisa terbuka sepenuhnya.

» Read More...

Stres bisa Memicu Obesitas pada Anak

DATA Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2013 menunjukkan lebih dari 1,4 miliar orang dewasa di seluruh dunia kelebihan berat badan dan sedikitnya 2,8 juta orang dewasa meninggal setiap tahun karena penyakit-penyakit yang disebabkan obesitas.
Di Indonesia sendiri, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, terdapat 13,5 persen penduduk dengan berat badan berlebih dan 15,4 persen mengalami obesitas.

Obesitas terkait erat dengan gaya hidup tidak sehat. Gaya hidup itu cenderung sudah terbentuk sejak masa anak-anak. Pakar nutrisi dari perusahaan global Herbalife, dr Nataniel Viuniski, mengungkapkan 10 persen anak dari seluruh dunia mengalami obesitas.

» Read More...

Bisnis Fesyen Sarat Pesan

Di tangan Willy Junianto Salim, fesyen menjadi alat kampanye untuk menggaungkan pesan anti-SARA. MISI pertama yang diemban Willy Junianto Salim, pemilik toko ber label Equal, adalah bagaimana menarik minat orang agar mau masuk toko untuk melihat-lihat. Keputusan untuk membeli atau tidak ternyata berada di nomor ke sekian.

Hari itu, Media Indonesia tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Equal dan penggagas di belakangnya. Toko yang terletak di area bioskop itu menjadi semakin menarik perhatian setiap orang yang lalu lalang di depannya. Material kaca digunakan di bagian depan toko sehingga kaus yang menjadi andalan penjualan dapat terlihat.

» Read More...

Jadikan Mal Ramah bagi Anak Autisme

Mal ialah tempat publik, sehingga pengelola hendaknya membuka akses yang setara bagi semua, termasuk mereka yang mengidap autisme. Wajah Dunya Mugijanto mendadak pias. Kabid Humas Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI) itu kehilangan putranya, Rayen, 12 saat mereka berkunjung ke pasar ikan di Australia, tahun lalu. Ketika itu, ia meninggalkan putra semata wayangnya bersama ayahnya dalam beberapa menit.

Ia mencoba memanggil Rayen, sementara suaminya mengontak petugas keamanan. Ia berjalan hilir mudik tidak jauh dari toko ikan tempat putranya menghilang karena khawatir putranya akan kembali ke tempat tersebut. Saat kepanikan mulai menguasai dirinya, para pengunjung toko lainnya memberikan simpatinya.

» Read More...