Semarak Motif Geometris Temani Perjalanan Anda

Merek koper dan tas ternama, Tumi, menggandeng perajin tembikar sekaligus desainer asal Amerika Serikat Jonathan Adler untuk mendesain koleksi terbaru. POLA geometris menyerupai deretan gedung gedung bermenara tinggi bernama Chevron dipilih untuk menghiasi permukaan luar tas dan koper Tumi dalam koleksi termodisnya, Voyageur dan Vapor.

Adler, sang perancang, mengombinasikan motif tersebut dengan warnawarna tegas, seperti gradasi biru dan merah muda. Keceriaan seketika menyeruak seakan hendak menyambut musim semi yang segera datang.

Motif yang semarak berhasil mengubah format koper yang cenderung konvensional menjadi lebih atraktif. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir akan melewatkan bagasi cantik Anda saat menunggu di hadapan konveyor yang berputar.

Info Lainnya : Tas Cara Delevingne

Sesuai tradisi Tumi, kualitas koper menjadi prioritas utama. Lapisan luar koper menggunakan campuran material logam dan polikarbonat. Komposisi campuran yang tepat Setiap koper dilengkapi program pengaman Tumi Tracer. Program eksklusif ini memungkinkan Anda menemukan kembali koper Tumi yang hilang ataupun dicuri. tersebut menghasilkan selubung yang kuat namun sangat ringan. Konstruksi tersebut dilengkapi dengan empat roda yang bisa bergerak 360 derajat sehingga koper bisa bermanuver sesuai dengan gerakan Anda.

Masing-masing kompartemen dalam bagian dalam koper terbagi apik menggunakan kerai.
Terdapat pula tempat untuk meletakkan kemeja dan gantungan baju agar tak cepat lecek. Anda pun bisa menyisipkan aksesori berukuran kecil di dalam kantong beresleting yang terletak di sisi dalam koper.

Koper ini dilengkapi sistem pegangan yang didesain khusus bernama X-Brace 45(R). Material gagang koper terbuat dari aluminium yang setara dengan kualitas aluminium untuk badan pesawat terbang. Kualitas mumpuni itu menciptakan pegangan yang kuat sekaligus ringan dalam satu genggaman. Anda bisa menyetelnya dalam tiga posisi sesuai dengan kenyamanan yang diinginkan.

Koper ini tersedia dalam tiga ukuran, yakni medium, large dan extended. Masingmasing koper dilengkapi program pengaman Tumi Tracer. Program eksklusif ini memungkinkan Anda menemukan kembali koper Tumi yang hilang ataupun dicuri.

Bagaimana caranya?
Sebanyak 20 digit nomor individual yang tercetak pada pelat logam khusus, mencantumkan informasi terkait kontak pemilik saat produk ini Anda beli.

Ketika aduan kehilangan disampaikan, program tersebut akan berusaha melacak bagasi Anda yang hilang berdasarkan informasi yang terdaftar sebelumnya. Tas aksesori Selain aspek keamanan dan kenyamanan, kemampuan mengorganisasi barang bawaan memberi nilai tambah saat di perjalanan.

Anda tentu tak ingin menghabiskan waktu percuma hanya untuk mencari barang yang terselip di dalam tas atau koper bukan?

Nah, Tumi menyodorkan solusi dalam koleksi yang berkolaborasi dengan Adler ini. Sebuah kantong berukuran 7,5x11x3 inci pas untuk menampung kosmetik dan aksesori lainnya saat bepergian. Kantong ini terbuat dari nilon ringan dengan sentuhan kulit di sekeliling pinggirannya. Bagian dalam terdiri dari tiga kompartemen tembus pandang sehingga memudahkan Anda menemukan perangkat yang dicari. Ada pula kantong nilon yang dapat dilepas untuk menaruh barangbarang kecil.

Sebuah gantungan memungkinkan Anda menggantung peralatan sesampainya di penginapan.
Desain praktis ini dapat membantu menghemat tempat penyimpanan sekaligus memudahkan anda menjangkau peralatan yang dibutuhkan. Tas lipat Masih dari jajaran koleksi kolaborasi Tumi dan Adler, kali ini hadir tas lipat. Bentuk dasarnya tak berbeda dari kebanyakan tas lipat untuk belanja.

Hanya saja, terlihat istimewa karena pengaplikasian motif chevron atau pun untaian kata This is Mine di permukaan luar tas. Tas ini tak ubahnya dompet pouch saat terlipat. Namun, ketika dibongkar, tas lipat ini muat cukup banyak dengan kapasitas hingga 4 liter. Tas ini juga dilengkapi tali sepanjang 10 inci sehingga gampang disampirkan di pundak. Keunikan lain dari tas ini ialah selongsong belakang yang memungkinkan Anda menyelipkan tas di gagang koper dengan mantap. (S-25/ Media Indonesia, 11/04/2014, hal 28)

0 komentar:

Posting Komentar